Dengan pandemic yg sekarang kita hadapi, kita sebagai umat muslim harus tetap bisa bersabar & bersyukur karena Allah mengatakan bahwa apabila kita bersyukur, Allah akan tambahkan lebih banyak rahmatnya. Banyak hal yang kita bisa syukuri saat ini : Langit sekarang lebih biru, waktu yang biasanya kita gunakan untuk bermobilisasi dari satu tempat ke tempat lain bisa kita gunakan untuk hal lain yg lebih bermanfaat, dan kita masih diberikan kesehatan.

  1. Dalam kondisi pandemic seperti sekarang, bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan peluang2 amal soleh. Setiap umat dibelikan software terbaik bernama akal yg sampai sekarang belum ada yg bisa menyerupai ciptaan Allah ini. Allah memberikan akal agar kita bisa berfikir bagaimana caranya untuk menjadi muslim yg lebih produkftif walaupun kita sedang terbatas geraknya khususnya ketika sedang periode Corona lockdown saat ini. Berikut contoh2 aktifitas yang bisa kita lakukan yang Mengikuti kajian online. Ketika normal, utk datang pengajian kita biasanya menghabiskan 2-4 jam perjalanan, sekarang selama pandemic kita bisa ikut kajian online sehingga waktu terpangkas dan kita bisa mengikuti lebih banyak kajian. Mashaa Alah nikmatnya kita sekarang bisa memaksimalkan waktu. Selain itu kita juga dihindarkan dari gibah karena sedang tidak bertemu banyak orang.
  2. Ketika sekarang kita stay at home dan dikelilingin oleh keluarga kita, Ini peluang bagi kita untuk ngobrol dengan keluarga lebih banyak karena kita biasanya disibukkan dengan rutinitas harian. Ini saatnya kita juga semakin menunjukkan rasa sayang kita terhadap keluarga kita.
  3. Sedekah senyum. Senyum adalah virus kebaikan. Dalam tubuh kita ada vitamin natural yaitu endorphin. Adapun zat ini bisa dihadilkan apabila kita berbahagia atau juga berpikir positif. Apabila kita merasa senang dan berbahagia, maka ini bisa meningkatkan immune kita dan apabila kita membuat orang lain berbahagia, maka ini bisa menjadi ladang amal kita juga Inshaa Allah.
  4. Saatnya bebersih lemari pakaian, buku, mainan sehingga kita bisa donasikan. Banyak orang lain yg akan lebih membutuhkan barang2 yg sudah kita tidak gunakan. Banyak sekali donasi yg bisa kita lakukan tanpa juga mengeluarkan uang dan apabila selama lockdown ini susah untuk mendistribusikan, maka kita bisa berikan kepada tetangga terdekat yg memang membutuhkan atau setelah pandemic berakhir
  5. Pahala kesabaran. Al Baqarah 214 : ”Apakah (kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga. Padahal belum) maksudnya belum (datang kepadamu seperti) yang datang (kepada orang-orang yang terdahulu sebelum kamu) di antara orang-orang beriman berupa bermacam-macam cobaan, lalu kamu bersabar sebagaimana mereka bersabar? (Mereka ditimpa oleh); kalimat ini menjelaskan perkataan yang sebelumnya (malapetaka), maksudnya kemiskinan yang memuncak, (kesengsaraan) maksudnya penyakit, (dan mereka diguncang) atau dikejutkan oleh bermacam-macam bala, (hingga berkatalah) baris di atas atau di depan artinya telah bersabda (Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya) yang menganggap terlambatnya datang bantuan disebabkan memuncaknya kesengsaraan yang menimpa mereka, (“Bilakah) datangnya (pertolongan Allah) yang telah dijanjikan kepada kami?” Lalu mereka mendapat jawaban dari Allah, Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat kedatangannya” Ayat ini adalah reminder bagi kita bahwa kalau kita ingin dapet surga tapi ga dapet ujian itu namanya mimpi. Semua orang akan mendapat ujian dalam porsinya masing2. Allah berkata Sesungguhnya pertolongan ku sangat dekat. Allah tidak akan meninggalkan orang yg sedang diuji. Kita harus bisa bersabar dalam ujian dan tetap melakukan kebaikan serta tidak melakukan kemaksiatan.
  6. Buat resume dari membaca buku atau kajian lalu kita bisa share ke teman2 sehingga menjadi ladang amal
  7.  HP bisa jadi sumber amalan kita apabila kita gunakan dengan baik. Seperti memberikan informasi2 yg bermanfaat bagi teman2 kita.

Kita jangan kalah dengan krisis. Karena manusia telah diberikan software terbaik yaitu Akal yg memampukan kita untuk berpikir.

Otak Einsten – seorang yg dikenal dunia sebagai org jenius – diteliti oleh dokter bahwa hanya 3% yg ia pakai selama dia hidup, bagaimanakah kita? Apakah kita telah mengoptimalkan akal kita dalam berpikir dan bertindak?

Akal yg membuat Yahudi ingkar kepada Allah. Kita sebagai muslimah sudah diberikan panduan untuk menjadikan akal kita sebagai cara kita lebih mendekatkan kita kepada Allah. Allah meminta kita untuk mengoptimalkan otak kita menghasilkan hal2 terbaik dan untuk bisa mengontrol diri kita sendiri. Adapun dalam shalat, kita memiliki posisi sujud yg menandakan bahwa sepintar apapun otak kita di dunia, kita tetap bersujud terhadap Allah sebagai Pencipta Kita.

Mari kita maksimalkan otak kita untuk berpikir dan mencar ladang pahala kebaikan. Sehingga kita tidak menyesal ketika kita dihisab nanti.

Pengajian Online HC
Tanggal 12 April 2020
Pembicara : Ummu Sajad
Topik : “Panen Pahala di masa Corona”
Penyelenggara : Hijabers Community

 

Write A Comment