Indonesia adalah negara yang kaya, memiliki beragam sumber daya alam. Umat muslim di Indonesia merupakan yang terbaik dan terbanyak. Namun demikian, banyak kondisi muslim yang memprihatinkan di Indonesia, baik itu kemiskinan ataupun kemaksiatan yang dilakukan. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah kepedulian sesama muslim yang sangat rendah. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara muslim kita sebagaimana firman Allah SWT :
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaiki hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (Q.S. Al-Hujurat (49): 10)
Adapun tiga prinsip dasar bersahabat (berukhuwah) dalam islam :

1. Carilah yang seiman
Jika kita ingin level keimanan kita naik, maka bertemanlah dengan orang kualitas agamanya lebih baik.

“Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.” (HR. Abu Dawud)

2. Bersahabat karena Iman (niat)
Keuntungan bersahabat karena Allah adalah membuat kita tidak pamrih. Ketika kita jatuh, sahabat yang didasari dengan iman akan tetap bersama kita, karena tidak menilai harta/kekuasaan yang kita miliki.

“Tujuh golongan yang Allah beri naungan di hari kiamat.., orang yang mencintai Allah, bertemu karena Allah dan berpisah pun karena Allah.” (Al-Bukhari dan Muslim)

3. Jadilah sahabat terbaik
“Sahabat terbaik di mata Allah adalah yang paling baik kepada sahabatnya.” (HR. Bukhari)

Bagaimana merajut Ukhuwah dalam Islamiyah :
1. Ta’aruf (saling mengenal)
Berupaya saling mengenali karakter, perilaku, sifat, kebiasaan dari sahabat.
2. Ta’aluf (saling bersatu)
Ketika sebelumnya tidak saling kenal, maka kemudian disatukan oleh Allah dalam persahabatan
3. Tafahhum (saling paham)
Menumbuhkan empati dalam persahabatan.
4. Ta’awwun (saling bantu)
Ketika kita mampu saling memahami, akan memudahkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan.
5. Tahabbu (saling cinta)
Saling mencintai karena Allah dapat diwujudkan dengan saling memberikan hadiah, membantu saudara yang kesulitan, atau dengan berdakwah.

“Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya.” (HR. Bukhari)

 

Pengisi Materi : Ustad Asep Fakhri

Tanggal : 20 Januari 2018

Lokasi : Mesjid WTC, Sudirman

Write A Comment